KONSEP POLITIK NEGARA DI NEGARA DEMOKRASI

18 12 2009

DOWNLOAD ARTIKEL SELENGKAPNYA DISINI

Pelaksanaan negara sebagai konsep politik ternyata memiliki arti yang luas, dapat dilihat dari pendapat tokoh-tokoh seperti Plato, Aristoteles, Max Weber, dan Hegel. Namun intinya mereka memandang negara sebagai organisasi yang bisa melakukan kekuasaan secara legal dengan kekerasan sekalipun kepada warga negaranya. Meskipun demikian, kekerasan yang dimaksud bukan kekerasan yang bersifat sewenang-wenang, tetapi dalam batas-batas yang wajar. Mengenai sifat negara dan prinsip negara secara normatif memang memiliki tujuan bagi kemakmuran rakyat, tetapi kenyataannya tergantung dari para pelaku politiknya ingin mencapai tujuan apa.

Mengenai keterkaitan negara sebagai konsep politik dalam demokrasi, mereka akan memberi kebebasan yang luas bagi warga negara untuk beraspirasi dan melaksanakan teori separation of power (pembagian kekuasaan) secara eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Tetapi pelaksanaannya juga kembali lagi kepada para pelaku politiknya yang hanya memandang negara sebagai mata pencaharian semata untuk menambah kekuasaan.

Pelaksanaan konsep negara dari segi politik di Indonesia pun juga masih baik secara normatifnya saja, secara empirik belum tercapai. Yang harus dilakukan adalah memperbaiki watak, sifat, perilaku, behaviour dan action dari para pelaku politiknya, karena memang secara konsepnya, negara telah memiliki tujuan yang baik, hanya pelaksanaannya yang belum mengena.

A. Negara sebagai Konsep Politik

1. Pengertian Negara sebagai Konsep Politik

Di dalam konsep politik, negara mempunyai tugas yang penting yaitu mengendalikan dan mengatur gejala-gejala kekuasaan yang timbul dalam masyarakat dan bertentangan satu sama lain. Di samping itu, negara juga……..

2. Sifat Sifat Negara

Negara mempunyai sifat-sifat khusus yang merupakan manifestasi dari kedaulatan yang dimilikinya dan hanya terdapat pada negara saja dan tidak terdapat pada asosiasi atau organisasi lainnya.Umumnya,dianggap bahwa setiap negara mempunyai sifat memaksa,sifat memonopoli, dan mencakup semua………..

3. Peran Negara

Rockman (Rusli Karim, 1997 : 22) mengajukan tiga konsepsi tentang peran negara yaitu satu sistem pembuatan kebijakan otoritatif (decision making state), pemberi barang kolektif dan distribusi (production state) dan penyimpan, pencipta dan perantara kepentingan masyarakat (intermediary state). Khusus untuk reproduksi politik, Gana mengajukan tiga fungsi negara (Rusli Karim, 1997 : 26) yaitu : …………..

4. Legitimasi Kekuasaan Negara

Secara ideal, negara mestinya berpihak kepada kepentingan rakyat, tetapi kenyataanya justru lebih berpihak pada kelompok yang dominan. Upaya untuk memperoleh legitimasi kekuasaan lewat kekuasaan militer, hanya bersifat jangka pendek. Juga tidak menguntungkan karena rakyat menjadi takut yang membuat kondisi negara menjadi tidak sehat, Menurut teori kekuasaan hegemonic, rakyat akan menerima dominasi kelompok tertentu jika ………….

B. Demokrasi

1. Konsep Demokrasi

Joseph Schumpeter (George Sorenson, 2003 dan Hasnan Habib, 1997 : 22) mengartikan demokrasi sebagai kompetisi untuk memperoleh suara rakyat. Robert Dahl (Ramlan Surbakti, 1996 : 10) mengajukan konsep ”demokrasi polyarchi”. Konsep demokrasi polyarchi melibatkan dua dimensi yaitu perlombaan dan peran serta. Prosedur macam ini mengasumsikan adanya kebebasan bicara, berpendapat, berkumpul, dan berserikat sehingga pemilu dapat diselenggarakan.

Ciri-ciri kekuasaan dalam…………

2. Varian Demokrasi

1. Penggolongan demokrasi atas dasar bidang kehidupan

a)   Demokrasi politik

Menurut Dahl, sifat dasar demokrasi ada pada responsifitas pemrintah terhadap preferensi warga negaranya yang setara secara politis. Menurut Henry B. Maya, sistem politik yang demokratis ialah dimana kebijakan umum ditemtukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana terjaminnya kebebasan politik. Menurut Jurnal Ilmu Politik, demokrasi selalu merupakan gerakan……………..

3. Peran Negara sebagai Konsep Politik di Negara Demokrasi

Peran negara dalam negara demokrasi antara lain :

  1. Kewibawaan pemerintah harus dimunculkan dalam kekuasaan negara

Menumbuhkan kebebasan yang…………..

4. Demokrasi Indonesia

Demokrasi di Indonesia biasanya disebut demokrasi Pancasila. Menurut seminar AD II tahun 1966 bulan Agustus, bahwa demokrasi pancasila berarti sesuai yang termaktub dalam UUD 1945 adalah menegakkan kembali asas-asas hukum dimana kepastian hukum dirasakan oleh segenap warga negara dimana HAM baik dalam aspek kolektif maupun aspek perseorangan dijamin dan dimana penyalahgunaan kekuasaan dapat………

5. Pelaksanaan negara sebagai konsep politik di Indonesia

Melihat pelaksanaan negara sebagai konsep politik di Indonesia apabila melihat pendapat Isjawara (1980 : 98), secara normatif peran negara sebagai konsep politik telah tercapai dimana memenuhi kriteria penduduk, wilayah, dan pemerintahan yang berdaulat. Dalam konsep demokrasinya pun secara normatif juga telah mengena dimana kekuasaan dibagi tiga, yaitu kekuasaan secara legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Rakyat pun juga telah memiliki kebebasan yang luas, terbukti dalam pemilihan presiden dan………..

DOWNLOAD ARTIKEL SELENGKAPNYA DISINI

About these ads

Aksi

Information

One response

14 01 2010
hudzlicius

hida mana tulisan artikel minimu?????

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: